Sabtu, 14 Mei 2011

5 Minuman Yang Dapat Membasmi Racun Dalam Tubuh Anda

Mengonsumsi sayuran segar dan jus buah adalah cara alami detoksifikasi tubuh Anda. Membiasakan minum air putih setiap pagi juga bermanfaat positif membuang racun tubuh.

Berikut adalah lima tonik kesehatan yang bermanfaatkan mendetoksifikasi tubuh, seperti dikutip dari Idiva:








1. Air putih
Dr Poonam Rathod, pakar kesehatan, mengatakan, konsumsi air putih secara teratur sesuai kebutuhan tubuh mampu membersihkan sistem pencernaan, serta menghilangkan racun dan sisa-sisa makanan yang menempel di usus. Ini membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan.




2. Air Kelapa Segar
Cairan ini bisa mendetoksifikasi tubuh secara alami. Selain membersihkan saluran pencernaan. Minum air kelapa akan meningkatkan kekebalan tubuh dan bermanfaat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.




3. Jus Labu
Jus labu adalah obat alami yang sangat baik bagi mereka yang menderita masalah pencernaan dan keasaman. “Ini karena sifat basa-nya. Serat dalam sebotol jus labu juga menyembuhkan masalah pencernaan,” kata Dr Rathod.




4. Teh Hijau
Teh hijau adalah antioksidan alami. Ini mengandung polifenol yang membantu meregulasi glukosa dalam darah. “Polyphenol menghambat pergerakan glukosa ke dalam sel-sel lemak, sehingga mencegah mereka memasuki aliran darah,” kata Dr Rathod.





5. Jus Jeruk
Adalah sumber vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. “Jeruk kaya flavonoid, antioksidan, yang melindungi sistem kekebalan tubuh manusia dengan bertindak melawan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit,” kata Dr Rathod.




Tambahan Tips : minuman detoksifikasi ini akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum sarapan. “Dengan cara seperti ini proses detoksifikasi akan berjalan dengan baik dan Anda bisa merasakan manfaat kesehatannya.,” kata Dr Rathod.

sumber : kaskus.us

Pembobolan Data, Sony Tuding Hacker Anonymous

Musibah bobolnya lebih dari 100 juta data konsumen yang dialami oleh Sony membuat raksasa elektronik Jepang itu babak belur diprotes banyak orang. Dalam keterangan terbarunya kepada kongres AS, eksekutif Sony Kazuo Hirai secara tidak langsung menyalahkan kelompok hacker Anonymous sebagai pihak yang berada di balik serangan terhadap jaringan PlayStation Networn (PSN).
Seperti dilansir dari situs Silicon Alley Insider, Hirai menjelaskan bahwa hacker menggunakan metode yang sangat rumit untuk menutupi jejak mereka, termasuk dalam menghapu catatan log files pada server, untuk menyembunyikan aktivitas mereka.

Selain itu, Hirai mengatakan, bahwa hacker meninggalkan sebuah file bernama 'Anonymous' dengan teks berbunyi "we are legion" yang merupakan salah satu motto Anonymous. Fakta tersebut menimbulkan tudingan bahwa seakan-akan kelompok hacker Anonymous adalah pihak yang menyerang jaringan PSN.

Sebelumnya, Anonymous memang sempat memproklamirkan perang terhadap Sony, sebagai salah satu langkah pembelaan mereka terhadap hacker George Hotz yang sempat digugat Sony karena mempublikasikan root key PS3, sehingga orang bisa memiliki root access terhadap konsol PS3 tanpa memerlukan media eksternal.
Namun, pada akhirnya Hotz berdamai dengan Sony, dan ketika jaringan PSN sempat down, Anonymous telah menegaskan bahwa bukan mereka yang melakukan serangan tersebut.

Menanggapi surat Hirai kepada kongres, Anonymous kembali menegaskan bantahan mereka. Dalam rilis resmi mereka, Anonymous mengatakan bahwa mereka adalah kelompok yang terdistribusi dan terdesentralisasi.
"Kepemimpinan kami tidak mengampuni pencurian kartu kredit," kata Anonymous, seperti dikutip dari situs VentureBeat.
Lebih lanjut, kata Anonymous, bila investigasi atas pencurian kartu kredit di Sony dilakukan secara jujur dan benar, maka seharusnya tidak akan dijumpai keterlibatan Anonymous.

sumber : vivanews.com

Ilmuwan Gali Makam 'Mona Lisa'

Sebuah proyek penggalian besar sedang dikerjakan di Florence, Italia. Lantaran melibatkan para arkeolog terkemuka, proyek ini menarik perhatian besar media massa. Sejumlah arkeolog ini sedang mengali sebuah kubur, yang diyakini sebagai makam Mona Lisa.
Media Italia, ANSA mengabarkan bahwa para ilmuwan berharap menemukan makam Lisa Gherardini Del Giocondo, istri seorang saudagar sutra Italia yang tewas tahun 1545. Ia diyakini menjadi model lukisan Mona Lisa -- karya maestro Leonardo Da Vinci yang sohor ke seluruh bumi itu.

Sejarahwan seni Italia, Silvano Vinceti berharap bisa merekonstruksi tengkorak Lisa Gherardini dan membandingkannya dengan lukisan Mona Lisa -- yang versi aslinya masih tergantung di Museum Louvre, Paris, Prancis.

Tim yang dibentuknya menggunakan alat georadar untuk mencari bekas reruntuhan Gereja Saint Orsola di Florence yang kemudian menjadi pabrik tembakau dan lokasi perlindungan Perang Dunia II.

Minggu ini, para ilmuwan telah memindahkan lantai beton dan menemukan tangga bata yang diyakini menuju ruang bawah tanah. Tim bahkan menemukan dua dua makam dan kubah batu bata. "Temuan ini konsisten dengan perkiraan kami," kata Vinceti, seperti dimuat Adelaide Now, Jumat 13 Mei 2011.

"Seharusnya kami sudah berada di mana altar pernah berdiri. Sesuai hasil pemindaian georadar, ini mengarah ke ruang bawah tanah.
Para ahli percaya Lisa Gherardini masuk biara setelah kematian suaminya. Ia juga wafat di biara dalam usia 63 tahun.
Penggalian yang dilakukan para ahli itu diprotes sejumlah orang, terutama keluarga Lisa. Natalia Guicciardini Strozzi, anggota dari salah satu keluarga tertua Florence dan keturunan langsung dari Giocondo, menuding para arkeolog melanggar kekeramatan, dengan alasan mengungkap misteri di balik senyum Mona Lisa.

Sejauh ini, memang tak ada lukisan semisterius dan mengundang intrik seperti Mona Lisa. Ia iyakini menyimpan banyak simbol tersembunyi: dari simbol 'LV' di matanya, angka '72 di lengkung jembatan di latar lukisan, sampai senyumannya yang jadi teka-teki.

Bumbu misteri Mona Lisa makin kental kala Hollywood merilis film berjudul 'The Da Vinci Code' -- bahwa Mona Lisa menggiring ke rahasia besar, tentang Ketuhanan.

sumber : vivanews.com

Tetris Bantu Hilangkan Kenangan Buruk

Anda ingat game susun menyusun balok, Tetris? Ternyata, menurut penelitian sejumlah ilmuwan dari Oxford University, game ini memiliki manfaat lain yakni mampu mengurangi kenangan buruk.

Tim peneliti menemukan, memainkan Tetris setelah kejadian traumatis bisa mengurangi kenangan buruk itu. Jika dibandingkan dengan memainkan game lain yakni Pub Quiz Machine 2000, sebuah permainan berbasis kata-kata, efeknya trauma malah lebih buruk.

Pada percobaan terhadap relawan yang sehat, tim peneliti menayangkan gambar-gambar mengerikan dari sejumlah sumber, termasuk video iklan yang menggambarkan bahayanya mengemudi dalam kondisi mabuk.

Setelah menunggu selama 30 menit, 20 relawan memainkan Tetris selama 10 menit, adapun 20 lainnya memainkan Pub Quiz selama 10 menit. Sebanyak 20 relawan lainnya diminta untuk tidak melakukan apa-apa.

Terbukti, mereka yang memainkan Tetris mengalami flashback kenangan buruk yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan apa-apa. Sementara, mereka yang diminta memainkan game Pub Quiz malah mengalami flashback yang jauh lebih sering.

Saat masa tunggu diperpanjang hingga 4 jam, mereka yang memainkan Tetris mengalami flashback yang jauh lebih rendah lagi. Meski begitu, pada tiap pengujian, seluruh kelompok tetap mampu mengingat detail-detail spesifik dari film yang ditayangkan.

“Temuan ini menunjukkan bahwa Tetris cukup efektif asalkan dimainkan dalam waktu empat jam setelah orang menyaksikan film traumatis yang bersangkutan,” kata Dr Emily Holmes dari Oxford University, seperti dikutip dari TG Daily, 19 November 2010.

“Memainkan Tetris bisa mereduksi tipe ingatan flashback tanpa menghapus kemampuan untuk mengingat kejadian tersebut dan terbukti pula bahwa tidak seluruh game komputer menawarkan efek samping positif seperti ini,” ucapnya. “Beberapa game lain malah memberi efek buruk pada orang seputar penanganan kenangan traumatis,” ucapnya.

Tim peneliti berpendapat bahwa mengenali bentuk dan menggeser blok-blok berbagai warna di Tetris bersaing untuk menggunakan kanal informasi yang sama dengan ingatan-ingatan traumatis di otak. Konsekuensinya, flashback dari gambar-gambar tersebut berkurang.

Adapun jika memainkan game yang menjawab pertanyaan umum seperti di Pub Quiz malah memicu flashback kenangan buruk itu muncul kembali. Ilmuwan yakin, game komputer berbasis verbal itu memicu memori visual di kanal perseptual yang kemudian meningkatkan munculnya flashback ingatan buruk tersebut.

“Meski penelitian ini masih tahap eksperimen dan perawatan menggunakan game belum dapat diimplementasikan dalam waktu dekat, tetapi kita mulai memahami bagaimana memori ataupun flashback terbentuk setelah trauma,” kata Holmes. “Dan kini kita bisa menggunakan sains untuk mengeksplorasi metode perawatan baru,” ucapnya.

sumber : vivanews.com

Mata Kurang Awas? Segera Main Game!

Keuntungan bermain game ternyata dapat dirasakan oleh pilot pesawat tempur hingga orang yang menderita amblyopia, atau mereka yang salah satu indra matanya tidak sebaik mata lainnya. Dari penelitian, kemampuan visual bisa ditingkatkan dengan memainkan game tertentu.

Dari penelitian, ternyata game yang baru-baru ini dirilis yakni Call of Duty: BlackOps dan Halo: Reach lolos persyaratan sebagai game yang sangat bermanfaat untuk mata.

“Game penuh aksi dapat meningkatkan kemampuan visual, khususnya perhatian terhadap obyek tertentu yang dapat membantuk seseorang untuk gokus terhadap informasi visual terkait,” kata Bjorn Hubert-Wallander, seorang peneliti WIREs Cognitive Science, seperti dikutip dari Bright Side of News, 22 November 2010.

Perhatian visual, kata Wallander, sangat penting untuk mencegah kelebihan beban sensor, karena otak terus menerus dihadapkan dengan informasi visual secara berlebihan.

Sebenarnya manusia sudah memiliki kemampuan untuk mengabaikan input yang tidak relevan. Contohnya informasi pemandangan saat mengemudikan kendaraan, atau wajah-wajah yang tak dikenal saat mata melakukan pencarian terhadap teman di sekumpulan orang banyak.

“Perhatian visual merupakan mekanisme yang memungkinkan orang memilih informasi visual yang relevan dan menyingkirkan informasi yang tidak dibutuhkan,” kata Wallander. “Meningkatkan kemampuan ini dapat bermanfaat di bidang pelatihan militer, pendidikan, dan beberapa hal lain terkait masalah visual,” ucapnya.

Pada penelitian, ilmuwan mengumpulkan sekelompok relawan untuk melakukan hal-hal terkait perhatian visual. Hasilnya, para relawan yang merupakan gamer selalu berhasil menjalankan tugasnya secara lebih baik dibanding mereka yang tidak bermain game.

Meski demikian, tidak semua video game bisa bermanfaat. Hanya game yang membutuhkan respon cepat terhadap informasi visual di saat penggunanya harus membagi perhatian lah yang mampu meningkatkan perhatian visual.

“Game yang cepat dan penuh aksi sangat berpotensi untuk meningkatkan kemampuan partisipan,” kata Wallander. “Game-game ini mengharuskan pemainnya membidik dan menembak secara akurat di layar sambil terus menerus melacak musuh lain pada objek yang bergerak cepat,” ucapnya.

Sebelumnya, penelitian serupa juga membuktikan bahwa memainkan game first person shooter seperti Unreal Tournament 2004 dan Call of Duty 2 lebih bermanfaat untuk mata dibandingkan dengan The Sims 2.

sumber : vivanews.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More